Buat sebagian orang selingkuh tu kaya sesuatu yang sangat amat BIG NO dan dihindari banget. Ketika pasangan kita selingkuh dan kita tau, no ways to back. Gaada maaf, gaada ampun.
Padahal pernah ga sih kalian sebagai seseorang yang ga pernah atau bahkan pernah di selingkuhin bertanya hal ini?
"Why you cheat on her/him? Segitu kurangnya kah dia?"
Based on my research yang ala ala ini 'ehem' orang selingkuh ada tipenya :
1. Yang emang PLAYBOY
Tipe ini yang semua orang tahu, bahkan dari jaman dinosaurus bertelur juga ada kali dinosaurus yg playboy (?) si tipe ini, entah palybpy atau playgirl, dia emang suka bermain-main sama keadaan. Biasanya sih dia pacaran hanya karena tertarik ceweknya cantik atau cowoknya ganteng atau tajir mampus atau kayanya asik dan gaul. Pokoknya dari awal pacaran gaada pertimbangan buat suka/sayang karena dasarnya emang main-main doang gituh 😅
2. Yang ga sengaja selingkuh 😤
Ini paling ngeselin sih hahhaa. Misal aja kalian pacaran LDR atau jarabg banget ada waktu ketemu atau satu sama lain gabisa jaga kepercayaan. And then, salah satu dari kalian deketlah tu sama temen lawan jenis. Saking deketnya sampai tau-tau berlanjut jadi saling suka 😣 lalu dengan mudahnya dia berpaling karena dia 'mungkin' ngedapetin apa yang selama ini dia butuhin dibanding ketika dia sama kamu.
Kaya misalnya kamu galak banget orangnya, dan temen dia ini orangnya penyabar dan selalu ada buat dia. Yaudah, kami ga berarti lagi deh buat dia (?) sedih ga sih hahha. Saranku ketika kamu ada di kondisi ini :
- sebagai yang diselingkuhin : yaudah sih namanya takdir. Mungkin kamu bukan jodohnya. Cuma,
-sebagai si selingkuh : ya lebih baik putusin dulu yang pertama dgn baik-baik biar lega juga jalanin dengan yang kedua (?)
- sebagai selingkuhan : sabar aja, kamu pasti dimaki2 sama pacar pertamanya, ya kalau kamu suka ya gmn lagi juga?! Tapi sebisa mungkin usahakan jangan terlalu menampakan posisi kamu sebagai 'si perusak hubungan orang lain' 😤
3. And the last type nih menurutku, selingkuh karena pacarnya ga mau di putusin
Barusan nemu gambar ini di akun @dagelan instagram and I just like shock and wooow finally somebody get my point!
Yup! Bagi sebagian orang, mereka memilih selingkuh karena gak punya pilihan lain. Mereka udah dalam kondisi yang ga nyaman banget sama pacar yang sekarang 😢 pacar yang sekarang misalnya aja galak, bawel, ga menghargai pasangannya, suka main pukul, atau suka mengkekang tapi gak mau diputus2in. Selalu nolak diputusin dan minta maaf tapi ujung2nya diulangi lagi 😓
Kesel ga sih ketika ada dalam posisi kaya gitu? Pastinya lah ya. Udah enek sama hubungan yang ga berjalan sama sekali, gaada bahagia2nya, tapi ga mau diputusin. Akhirnya memilih jalan pintas 👉 selingkuh, biar pasangan nganggepnya tu sampah asshole kampret kutu kupret dll. Siapa sih yang mau diputusin kan? Secara langsung langsung lah pihak yang diselingkuhin mutusin 💔 ada juga yang langsung mutusin sepihak 🚻
Ada yang waktu selingkuh, eh ternyata si selingkuhan ini bikin nyaman terus berlanjut. Ada pula yang akhirnya dia sadar kalau pasangannya itu nyebelin tapi dia mikir kalau kaya gitu bisa dirubah bareng. Kaya love more important than ego. Lalu akhirnya ngajak balikan.
Saya pernah diposisi terakhir itu 👆
I know excatly who he is, what he is doing, and why. Saya bahkan sudah memprediksikan hal ini terjadi jauuuuuuuuh, saat awal hubungan saya dengan dia. Dan emang hal tersebut terjadi ketika hubungan kami menginjak tahun ke 2. Everything goes so wrong, berantem terus, mau putus tapi aku gak mau banget, tapi aku juga masih dumbass yang nyebelin dan nyusahin, and he can handle me anymore.
Setelah melewati masa dia selingkuh and he know he was wrong, he told me, he want to come back.
Sulit rasanya menyatakan "iya" after all those drama. Tapi balik lagi ketika aku tanya ke hati aku yang terdalam, sesayang apa aku ke dia dan value dia di mata aku. Kurang lebihnya, ups and downsnya, everything.
Setelah melalui banyak pertimbangan, akhirnya aku iyain sekali lagi.
There's second chance, but not third nanti kebiasaan.
Call me stupid and crazy but yes I am. This is the way I call my self; realistic for love, not realistic for my ego. And we both learn from our story how to fix our messy relationship and being together again.
It just my story, sebuah pertimbangan yang bisa kalian pikirkan ketika kalian diselingkuhin atau mau selingkuh.
Thanks so much for reading my thought.
Love
F.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar